Kamis, 03 Mei 2018

Bilang Tak Ada Intimidasi, Gerindra Justru Salahkan Massa #DiaSibukKerja

Insiden dugaan intimidasi yang dilakukan massa berkaus #2019GantiPresiden terhadap warga yang mengenakan kaus #DiaSibukKerja di Car Free Day (CFD) di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, pada Minggu (29/4/2018) kemarin menjadi catatan kelam.

Aksi yang terekam vido netizen dan viral tersebut menuai banyak kecaman.

Namun, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Ferrry Julianto, tak sepakat ada tindakan intimidasi atau persekusi dalam peristiwa itu.


“Kalau itu dianggap persekusi atau apa saya rasa sih enggak,” kata Ferrry ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (30/4/2018).

Sebaliknya, Ferry justru menyalahkan warga yang berkaus #DiaSibukKerja atas kejadian itu.

Menurutnya, mestinya massa pro Joko Widodo (Jokowi) — massa yang mengenakan kaus #DiaSibukKerja — itu menyingkir dari lokasi tersebut.

Namun, kata Ferry, mereka malah nekat masuk ke dalam kerumunan mass #2019GantiPresiden yang jumlahnya jauh lebih besar.

“Kemarin pas saya lihat videonya sendirian kok jalannya,” bela Ferry.

Menurutnya, apa yang dilakukan massa berkaus #DiaSibukKerja dengan memasuki area kerumunan massa berkaus #2019GantiPresiden adalah suatu tindakan yang fatal.

Sebab, dengan massa jumlah yang lebih besar, massa kontra Jokowi itu jelas terpancing amarahnya.

“Saya misalkan pakai kaos #2019GantiPresiden terus cuma sepuluh orang terus di situ ada ribuan orang yang dua periode, terus saya nekat ke sana, ya mancing lah itu namanya. Ya sudahlah,” kilahnya.

Lebih lanjut, Ferry meminta massa #2019GantiPresiden agar tak mudah terpancing terhadap segala tindakan yang mencoba untuk melakukan provokasi massa.

Tujuannya, agar hal tersebut tak digunakan oleh pihak yang tak suka dengan gerakan tersebut.

“Karena itu bisa juga sengaja memprovokasi juga bisa,” ujarnya.

Ferry pun kembali menyalahkan massa berkaus #DiaSibukKerja yang mestinya bisa lebih berfikir.
“Kan bisa aja melipir pakai jalan yang lain lah atau kemana kan juga bisa. Ini sengaja menghampiri kerumunan orang yang lebih besar,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sejumlah orang berkaus #2019GantiPresiden di acara Car Free Day, Bundaran HI, Jakarta, diduga mengintimidasi warga berkaus #DiaSibukKerja.

Dalam video berdurasi 2 menit 26 detik itu, massa berkaus #2019GantiPresiden mengerumuni dan menyoraki mereka yang mengenakan kaus #DiaSibukKerja.

Massa berkaus #2019GantiPresiden juga tampak menyawer dengan cara memberikan uang kepada orang berkaus #DiaSibukKerja sambil bertanya ‘Dibayar berapa sih?’.

Dan tampak juga seorang perempuan berkaus #DiaSibukKerja yang sedang bersama putranya diduga ikut mendapat intimidasi. Hingga bocah laki-laki tersebut menangis karena ketakutan.

Meski demikian, perempuan itu dengan lantang berani melawan segerombolan massa #2019GantiPresiden dan balik menghardik.

“Kita gak takut. Kita benar,” tegas sang ibu kepada anak lelakinya yang sudah menangis ketakutan.

“Kita gak akan pernah takut,” tegas sang ibu lagi.

“MasyaAllah kalian ini. MasyaAllah…” pekiknya.

“Ibu-ibu kalian perlakukan seperti ini?!”

“Muslim apa kalian?!” kecamnya.












Apa Komentarmu